Advertorial DKP Kukar Bangun Jeti Baru untuk Dukung Nelayan Pesisir

DKP Kukar Bangun Jeti Baru untuk Dukung Nelayan Pesisir

223
SHARE
Ilustrasi Jeti Nelayan.

sultanews.com, Kukar – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali membangun sejumlah jeti pendaratan ikan di berbagai wilayah pesisir. Pembangunan ini bertujuan untuk memfasilitasi para nelayan dalam pendaratan hasil tangkapan laut serta menyediakan tempat bersandar kapal yang lebih memadai.

Kepala DKP Kukar, Muslik, menyatakan bahwa jeti ini lebih kecil dibanding Tempat Pelelangan Ikan (TPI), namun fungsinya sangat vital. Jeti tersebut dirancang untuk membantu nelayan dalam aktivitas bongkar muat ikan serta sebagai fasilitas perawatan kapal.

“Pembangunan jeti ini adalah bagian dari upaya kami untuk meningkatkan fasilitas bagi nelayan di Kukar. Selain tempat pendaratan ikan, jeti juga difungsikan untuk perawatan kapal,” kata Muslik pada Selasa (10/9/2024).

Dukung Aktivitas Nelayan dan Perawatan Kapal

Jeti yang sedang dibangun ini akan berfungsi sebagai struktur yang membentang ke perairan, mempermudah berbagai kegiatan nelayan, mulai dari bongkar muat ikan hingga transportasi. Dengan adanya jeti, diharapkan kegiatan nelayan akan berjalan lebih efisien dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

“Kami berharap jeti ini akan memperlancar proses bongkar muat dan perawatan kapal, sehingga nelayan bisa lebih produktif dalam kegiatan operasionalnya,” jelas Muslik.

Selain itu, jeti ini diharapkan bisa memperbaiki kondisi pelabuhan yang ada saat ini. Selama ini, keterbatasan fasilitas di beberapa pelabuhan membuat aktivitas nelayan terhambat. Dengan jeti baru ini, nelayan akan memiliki tempat yang lebih memadai untuk menjalankan kegiatan mereka.

Langkah Strategis untuk Pengembangan Kelautan dan Perikanan

Muslik juga menekankan bahwa pembangunan jeti merupakan langkah strategis untuk mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kukar. Jeti tersebut bukan hanya sebagai infrastruktur, namun juga sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

“Jeti ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mengembangkan sektor perikanan dan kelautan. Dengan adanya infrastruktur ini, kami berharap ekonomi masyarakat pesisir bisa lebih berkembang,” ungkap Muslik.

Beberapa desa pesisir di Kukar akan mendapatkan manfaat langsung dari pembangunan jeti. Desa-desa tersebut selama ini mengalami kesulitan dalam mengakses fasilitas perikanan yang memadai. Dengan adanya jeti, akses nelayan ke pasar akan semakin mudah dan cepat.

Kontribusi Ekonomi dan Peningkatan PAD

Muslik juga berharap bahwa pembangunan jeti ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal. Selain mendukung kegiatan nelayan, jeti ini juga diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan.

“Pengembangan infrastruktur seperti jeti ini tidak hanya untuk kesejahteraan nelayan, tetapi juga untuk mendukung perekonomian daerah secara keseluruhan. Kami yakin ini akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kukar,” jelasnya lebih lanjut.

Jeti yang dibangun ini akan membantu nelayan dalam mendistribusikan hasil tangkapannya lebih cepat, memperluas pasar, dan memperbaiki rantai distribusi perikanan. Selain itu, perawatan kapal nelayan juga akan lebih mudah dilakukan dengan adanya fasilitas ini.

Rencana Pembangunan Dimulai dalam Waktu Dekat

Dalam waktu dekat, DKP Kukar akan memulai pembangunan jeti di berbagai lokasi pesisir. Proses pembangunan ini dilakukan melalui konsultasi dan dialog dengan masyarakat serta nelayan setempat untuk memastikan bahwa fasilitas yang dibangun sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Kami akan terus berkomunikasi dengan nelayan dan masyarakat pesisir untuk memastikan pembangunan ini tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi mereka,” pungkas Muslik.

Dengan adanya jeti baru ini, diharapkan nelayan di Kutai Kartanegara akan merasakan peningkatan dalam kesejahteraan mereka. Fasilitas ini diharapkan mampu mendorong operasional yang lebih efisien, mendukung pertumbuhan sektor kelautan yang berkelanjutan, serta memperkuat perekonomian lokal.

(ADV/DKP KUKAR)