Advertorial Kabar Gembira dari Perbatasan! Mahulu Bersiap Bangun Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK)...

Kabar Gembira dari Perbatasan! Mahulu Bersiap Bangun Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Negeri Pertama

6
SHARE

Sultanews, Ujoh Bilang Warga perbatasan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, bersiap menyambut angin segar di sektor pendidikan. Pasalnya, kabupaten ini berpeluang besar memiliki Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Negeri pertama dalam waktu dekat.

Rencana besar ini mulai dimatangkan lewat audiensi strategis antara Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mahulu, perwakilan Gereja Katolik, dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahulu. Pertemuan penting tersebut berlangsung hangat di Ruang Rapat Wakil Bupati pada Rabu (15/07/2026).

Kehadiran SMAK Negeri diproyeksikan menjadi lompatan besar untuk memperluas akses pendidikan berbasis keagamaan, sekaligus mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah tapal batas Kaltim.

Dalam paparannya, pihak Kemenag menyoroti beberapa kebutuhan mendasar, salah satunya penyediaan lahan sekitar 10 hektare. Lahan ini nantinya akan disulap menjadi kawasan sekolah terpadu yang dilengkapi dengan fasilitas asrama pelajar pendukung. Selain lahan, pembahasan juga mengerucut pada kesiapan sarana-prasarana, proses perizinan, hingga alur koordinasi lintas instansi.

Menanggapi rencana tersebut, Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, S.E., memberikan lampu hijau dan dukungan penuh. Ia menyebut inisiatif ini sebagai investasi masa depan yang sangat krusial bagi kemajuan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu mendukung penuh rencana Kementerian Agama mendirikan SMAK Negeri. Sebagai bentuk komitmen nyata, kami akan memastikan seluruh prosesnya berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Suhuk.

Ia menambahkan, sinergi yang solid antara pemerintah daerah, Kemenag, dan Gereja Katolik adalah kunci utama untuk menghadirkan layanan pendidikan berkualitas yang mampu menjangkau masyarakat luas. Pendidikan, menurutnya, adalah ujung tombak dalam mempersiapkan generasi muda yang kompetitif.

Senada dengan Pemkab, Ketua Kevikepan Mahulu yang juga menjabat sebagai Pastor Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang, Agustinus Dale Weruin, Pr., memandang proyek ini lebih dari sekadar mendirikan bangunan fisik semata.

“Melalui pembangunan SMAK Negeri ini, kita tidak hanya membangun gedung, tapi sedang membangun masa depan generasi Mahulu. Kami berharap SDM lokal kita akan semakin berdaya saing dan siap berpartisipasi langsung dalam kemajuan daerah,” ungkap Pastor Agustinus.

Jika rencana ini terealisasi, SMAK Negeri ini akan mencetak sejarah sebagai salah satu pelopor lembaga pendidikan keagamaan yang menjawab langsung kebutuhan masyarakat Mahulu. Kehadirannya memikul harapan besar: melahirkan generasi penerus yang tak hanya cerdas secara akademik, namun juga tangguh dalam karakter, berintegritas tinggi, dan memiliki jiwa kepedulian sosial yang kuat. (Advetorial/Prokopim)