Sultanews, Samarinda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) memasang target tinggi dalam pengelolaan keuangan daerah. Tak tanggung-tanggung, tingkat serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 ditargetkan mampu mencapai 99,99 persen hingga penutupan tahun nanti.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, saat memaparkan Laporan Realisasi Semester Pertama APBD TA 2026 beserta Prognosis Enam Bulan Berikutnya dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Sidang II DPRD Mahulu di Ballroom Hotel Fugo Samarinda, Jumat (17/7/2026).
Dalam laporannya, Bupati Angela membeberkan bahwa capaian realisasi per 30 Juni 2026 memang belum sepenuhnya memenuhi target yang dicanangkan. Kondisi ini dipengaruhi oleh belum terealisasinya sebagian dana transfer dari Pemerintah Pusat karena masih dalam proses pemenuhan persyaratan penyaluran. Selain itu, adanya kebijakan efisiensi belanja daerah serta paket pekerjaan fisik yang masih dalam tahap pengadaan juga berdampak pada penyerapan anggaran di semester pertama.
Kendati demikian, Pemkab Mahulu tetap optimistis mampu mengejar ketertinggalan pada semester kedua. Pemerintah daerah akan mendorong seluruh perangkat daerah untuk melakukan percepatan pelaksanaan program kerja secara efektif, efisien, dan tepat waktu.
“Prognosis enam bulan ke depan ditargetkan mencapai 99,99 persen dengan asumsi penyaluran dana transfer dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi diterima tepat waktu serta tidak terdapat hambatan signifikan,” tegas Angela dalam laporannya.
Langkah akselerasi ini dinilai sangat krusial agar seluruh agenda pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Mahulu dapat terealisasi secara maksimal sebelum akhir tahun anggaran. (Advetorial/Prokopim)





