Daerah Warisan untuk Anak Cucu Bupati Angela Tegaskan Komitmen Pemkab Mahulu Lindungi Alam

Warisan untuk Anak Cucu Bupati Angela Tegaskan Komitmen Pemkab Mahulu Lindungi Alam

3
SHARE

Sultanews, Ujoh Bilang – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, menyerukan ajakan terbuka kepada seluruh elemen masyarakat agar semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai salah satu aset paling berharga di daerah. Menurut pandangannya, Kabupaten Mahulu memiliki posisi yang sangat strategis sebagai salah satu kawasan di muka bumi yang masih mempertahankan tutupan hutan asri serta memegang peranan krusial bagi stabilitas keseimbangan ekosistem global.

Bupati Angela menyampaikan bahwa predikat mentereng yang disematkan kepada Mahulu sebagai “paru-paru dunia” tidak boleh sekadar dipandang sebagai simbol kebanggaan semata. Lebih dari itu, julukan tersebut merupakan sebuah bentuk amanah moral yang mutlak untuk dijaga dan dirawat secara kolektif. Oleh sebab itu, setiap lini kebijakan pembangunan daerah wajib senantiasa berpijak pada prinsip keberlanjutan serta berwawasan lingkungan.

“Ada tanggung jawab besar yang perlu menjadi renungan bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan kita, apalagi dengan kedudukan Mahulu sebagai paru-paru dunia,” ujar Angela penuh penekanan.

Ia menegaskan secara tegas bahwa orientasi arah pembangunan yang digulirkan oleh pemerintah daerah tidak boleh hanya mengejar aspek fisik infrastruktur maupun pertumbuhan angka ekonomi semata. Jauh dari itu, gerak laju pembangunan harus berjalan beriringan dengan upaya konservasi untuk melindungi kekayaan alam yang selama ini telah menjadi identitas kultural dan geografis Kabupaten Mahakam Ulu.

Bagi Angela, karakter unik wilayah Mahulu yang dikelilingi bentangan hutan luas merupakan modal berharga nan esensial bagi kelangsungan hidup generasi mendatang. Karenanya, dibutuhkan sebuah kesadaran kolektif yang matang agar eksistensi pembangunan hari ini tidak mencederai upaya pelestarian alam demi masa depan.

“Pembangunan harus memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengorbankan lingkungan yang menjadi warisan bagi anak cucu kita,” tambahnya.

Melalui momentum ini, Bupati menaruh harapan besar agar seluruh pemangku kepentingan—mulai dari jajaran birokrasi pemerintahan, pelaku dunia usaha, hingga masyarakat di tingkat kampung—dapat merajut kolaborasi yang solid dalam menjaga kelestarian ekosistem. Dengan cara tersebut, Mahulu diyakini tidak hanya akan dikenal sebagai wilayah yang limpah akan sumber daya alam, melainkan juga bertransformasi sebagai kabupaten teladan yang sukses merawat keharmonisan antara kemajuan pembangunan dan perlindungan alam. (Advetorial/Prokopim)