

Sultanews.com, Pemerintah Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kukar mengapresiasi dukungan perusahaan SKK Migas, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), dan ENI Indonesia yang telah memberikan bantuan satu unit truk sampah, chassis, dan arm roll untuk Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Gerakan Muara Jawa Bersih (GMJB) belum lama ini.
Camat Muara Jawa Muhammad Ramli mengatakan, bantuan ini merupakan bukti komitmen perusahaan sekitar terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
“Kita, Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Gerakan Muara Jawa Bersih resmi menerima bantuan berupa satu unit truk sampah, chassis, dan arm roll dari kolaborasi antara SKK Migas, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), dan ENI Indonesia, ” tuturnya.
Ia mengaku, bantuan ini diserahkan sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di sektor lingkungan, yang bertujuan mendukung kinerja TPST dalam pengelolaan sampah secara lebih efektif dan efisien di wilayah Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Bantuan armada ini sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan pengangkutan dan pemrosesan sampah dari masyarakat menuju tempat pengelolaan akhir secara lebih terorganisir, ” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya sangat senang atas langkah yang diambil oleh SKK Migas Kalsul dan KKKS yang selama ini telah peduli dan memiliki komitmen yang tinggi dalam memperhatikan lingkungan serta masyarakat di wilayah Kecamatan Muara Jawa.
”Bertahun-tahun perusahaan hulu migas telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dan telah memberikan manfaat yang luar biasa kepada masyarakat di Kecamatan Muara Jawa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TPST 3R GMJB, Ahmad Taufik, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh SKK Migas Kalsul serta KKKS.
”Dukungan truk arm roll ini akan sangat bermanfaat dalam kegiatan pengelolaan sampah di kecamatan Muara Jawa. Adanya truk ini, akan memberikan GMJB kapasitas yang lebih besar untuk memperluas wilayah pengelolaan sampah, dari yang tadinya hanya mencakup 4 kelurahan, kini pengelolaan sampah dapat menjangkau 8 kelurahan yang terdapat pada Kecamatan Muara Jawa,” tandasnya. (ADV/TP)




