Agama Berusia Lebih Dari Satu Abad, Pemkab Mahulu Ajak Anggota WKRI Wujudkan Perempuan...

Berusia Lebih Dari Satu Abad, Pemkab Mahulu Ajak Anggota WKRI Wujudkan Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi

6
SHARE

Sultanews, Ujoh Bilang – Peran krusial perempuan, khususnya seorang ibu, sebagai pilar utama ketahanan keluarga dan pendidik karakter generasi penerus kembali digaungkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu). Pesan mendalam ini mewarnai sukacita perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI).

Acara penuh khidmat tersebut diselenggarakan di Aula Gereja Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang, Jumat (31/7/2026). Dalam momen istimewa ini, Wakil Bupati Mahulu hadir secara langsung mewakili Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, guna menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah.

Membacakan sambutan tertulis Bupati, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar WKRI atas dedikasi mereka yang telah melampaui usia satu abad.

“Atas nama Pemkab Mahulu, saya mengucapkan selamat ulang tahun. Semoga momentum ini semakin menguatkan semangat pelayanan dan pengabdian kepada Gereja, keluarga, serta masyarakat luas,” tuturnya.

Peringatan HUT WKRI tahun ini mengusung tema yang sangat relevan: “Melanjutkan Langkah Harapan Merawat Rahim Kehidupan Demi Mewujudkan Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi.”

Bupati menilai, tema ini merupakan panggilan nurani untuk terus menghadirkan harapan yang berawal dari bilik keluarga. Keluarga sejatinya adalah sekolah pertama bagi seorang anak untuk menyerap nilai-nilai kasih, kejujuran, dan kepedulian. Di titik inilah, peran seorang ibu menjadi sangat istimewa dan tak tergantikan.

“Selain merawat, ibu adalah pendidik pertama yang menanamkan fondasi iman dan karakter melalui keteladanan sehari-hari. Dari keluarga yang dibangun dengan nilai-nilai positif inilah, kelak akan lahir generasi penerus yang peduli terhadap sesama,” tegas Wabup saat meneruskan pesan Bupati.

Melalui peringatan ini, Pemkab Mahulu mengajak seluruh anggota WKRI untuk terus menjadi agen penggerak yang menguatkan keluarga. Kiprah organisasi ini dinilai sangat vital dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak demi menyongsong masa depan daerah yang lebih gemilang.

Perayaan ini berlangsung meriah dengan wujud toleransi dan kebersamaan lintas sektoral. Turut hadir menyemarakkan acara, Ketua DPRD Mahulu Devung Paran, A.Md.Keb., S.H., Wakil Ketua I DPRD Nor Lili Bulan beserta jajaran, Kepala Kantor Kemenag Mahulu Longginus, S.S., serta Pastor Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang, Agustinus Dale Weruin, Pr.

Kebersamaan juga tampak dari hadirnya para Suster Kongregasi MASF, jajaran pengurus DPC dan Ranting WKRI Paroki Santo Petrus, perwakilan perangkat daerah, hingga anggota organisasi kewanitaan lainnya seperti Dharma Wanita Persatuan (DWP), Bhayangkari Cabang Mahulu, dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Kodim 0912/Kubar. (Advetorial/Prokopim)