Mahakam Ulu Bantuan Pangan Kaltim Dikirim menuju Mahakam Ulu

Bantuan Pangan Kaltim Dikirim menuju Mahakam Ulu

9
SHARE

Sultanews.com, Bantuan logistik pangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dikirim dari Samarinda menuju Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di tengah dampak kemarau. Kondisi surutnya Sungai Mahakam menyebabkan distribusi barang ke wilayah hulu terganggu dan biaya angkutan meningkat.

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, mengatakan Pemerintah Kabupaten Mahulu turut menyiapkan langkah untuk menghadapi tingginya biaya distribusi melalui pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT). Namun, penggunaan anggaran tersebut tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas penanganan dampak kemarau.

“Di tengah kondisi distribusi yang masih mahal, kita juga menyiapkan langkah melalui BTT. Namun, BTT tidak sepenuhnya diarahkan untuk membeli sembako karena ada kebutuhan lain yang lebih mendesak,” katanya, Jumat 28 Agustus 2026.

Angela menjelaskan, salah satu prioritas penggunaan BTT untuk memperbaiki akses jalan Long Pakaq menuju Tiong Ohang yang saat ini mengalami banyak titik putus. Perbaikan akses tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang, sekaligus menjadi bagian dari penanganan dampak kemarau yang mengganggu jalur transportasi di Mahakam Ulu.

Selain bahan pangan, bantuan tersebut juga mencakup LPG untuk menjaga ketersediaan energi rumah tangga. Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi distribusi belum kembali normal.

Pertamina Patra Niaga melalui mitra penyalur atau agen LPG mengirimkan sebanyak 720 tabung LPG tiga kilogram dan 200 tabung Bright Gas 12 kilogram. Bantuan energi tersebut diharapkan dapat menjaga pasokan LPG bagi masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami kendala distribusi akibat kondisi Sungai Mahakam.

Sementara itu, bantuan pangan terdiri atas 330 sak beras Premium Kita kemasan lima kilogram, 600 kemasan Minyakita kemasan dua liter, serta 1.200 bungkus gula Rose Brand kemasan satu kilogram. Seluruh bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah.

Penyaluran bantuan juga dirangkaikan dengan operasi pasar untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus membantu mengendalikan harga kebutuhan pokok. Langkah tersebut dinilai penting karena biaya distribusi yang meningkat berpotensi mendorong kenaikan harga barang di wilayah hulu Mahakam.