Ekonomi Kawal Akses Transportasi Udara Pemkab Mahulu Matangkan Registrasi Bandara Ujoh Bilang

Kawal Akses Transportasi Udara Pemkab Mahulu Matangkan Registrasi Bandara Ujoh Bilang

5
SHARE

Sultanews, Ujoh Bilang – Mimpi besar masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) untuk segera terbebas dari belenggu isolasi geografis kini semakin mendekati kenyataan. Pasalnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahulu tengah memacu persiapan akhir operasional Bandara Ujoh Bilang yang diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi konektivitas dan ekonomi di wilayah perbatasan Kalimantan Timur.

Keseriusan ini tampak jelas dalam agenda Presentasi Laporan Pendahuluan Penyusunan Dokumen Registrasi Bandara Ujoh Bilang yang diselenggarakan di Samarinda pada Juli 2026. Tahapan krusial ini digeber guna merampungkan seluruh syarat administrasi dan teknis agar bandara kebanggaan Mahulu tersebut segera mengantongi izin operasional resmi dari Kementerian Perhubungan.

Bagi Bupati Mahulu Angela Idang Belawan megaproyek Bandara Ujoh Bilang bukan sekadar ajang unjuk gigi pembangunan fisik. Infrastruktur ini adalah jawaban atas tantangan geografis ekstrem yang selama ini menjadi batu sandungan utama bagi kemajuan daerah.

“Memecah isolasi geografis Mahakam Ulu membutuhkan terobosan besar yang melampaui perbaikan jalur sungai dan darat. Berdirinya Bandara Ujoh Bilang merupakan wujud komitmen strategis untuk memangkas hambatan logistik secara fundamental,” tegas Bupati Angela.

Lebih jauh ia meyakini bahwa konektivitas udara adalah kunci utama untuk memikat hati para pemodal. Bagi dunia usaha kepastian waktu efisiensi biaya dan kelancaran distribusi logistik adalah faktor penentu. Dengan terbukanya akses udara pintu investasi untuk menggarap potensi raksasa Mahulu akan terbuka lebar.

“Ketika efisiensi waktu dan biaya tercapai iklim investasi akan tumbuh. Arus modal yang masuk melalui gerbang baru ini diharapkan mampu menghidupkan ekosistem ekonomi membuka lapangan kerja dan memperkuat kemandirian fiskal Mahakam Ulu,” paparnya optimis.

Bandara Ujoh Bilang memang telah lama masuk dalam daftar proyek prioritas Pemkab Mahulu. Saat ini kolaborasi intensif terus dilakukan bersama Dinas Perhubungan untuk membereskan penyusunan dokumen registrasi.

Kini masyarakat Mahulu tinggal menghitung waktu. Operasional Bandara Ujoh Bilang kelak diharapkan tidak hanya mempercepat mobilitas warga pedalaman tetapi juga menjadi gerbang baru bagi pemerataan layanan publik dan kesejahteraan di tapal batas negara. (Advetorial/Prokopim)