Advertorial Aminuddin Usul Solusi Permanen: Bangun 1 SMP Baru Tiap Tahun untuk Atasi...

Aminuddin Usul Solusi Permanen: Bangun 1 SMP Baru Tiap Tahun untuk Atasi Krisis Pendidikan

364
SHARE
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Aminuddin.

Sultanews.com, BALIKPAPAN – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Aminuddin, menyoroti persoalan yang selalu muncul setiap tahunnya dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), khususnya di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ia menyebut, akar dari permasalahan ini adalah keterbatasan daya tampung sekolah negeri yang tidak sebanding dengan jumlah lulusan Sekolah Dasar (SD).

“Setiap tahun masalah PPDB selalu muncul. Karena memang daya tampung SMP negeri kita tidak sebanding dengan lulusan SD. Tahun ini saja ada sekitar 16 ribu lulusan SD, tapi yang bisa tertampung di SMP negeri hanya sekitar 6 ribu siswa atau 40 persen,” ungkap Aminuddin, Rabu (9/4/2025).

Ia pun menyoroti nasib sekitar 9 ribu siswa lainnya yang berharap bisa bersekolah di SMP negeri namun harus beralih ke sekolah swasta karena keterbatasan tersebut.

“Pertanyaannya, mau dikemanakan anak-anak kita yang 9 ribu itu. Harapannya tentu bisa bersekolah di sekolah negeri. Tapi karena daya tampung terbatas, satu-satunya jalan adalah standarisasi pendidikan swasta harus disamakan dengan negeri,” ujarnya.

Terkait wacana penambahan sekolah SMP di Balikpapan, Aminuddin menilai hal itu sebagai langkah penting untuk mengatasi kekurangan daya tampung. Ia menyarankan agar pembangunan sekolah bisa dilakukan setiap tahun secara bertahap.

“Kalau ingin mengatasi kekurangan, memang harus dibangun sekolah baru. Minimal satu sekolah setiap tahun,” tambahnya.

Namun, ia mengakui pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan yang terbatas.

Aminuddin berharap dengan banyaknya putra daerah Balikpapan yang kini menduduki posisi strategis di tingkat provinsi, komunikasi dan sinergi untuk mendatangkan bantuan dana bisa lebih mudah.

“Kita bersyukur, di DPRD Provinsi banyak putra terbaik Balikpapan yang kini menjabat. Ketua DPRD Provinsi, beberapa ketua komisi, bahkan kepala daerah semuanya dari Balikpapan. Komunikasi tentu akan lebih mudah bagi Wali Kota,” katanya.

Dia menambahkan, jika satu sekolah dibangun dengan 24 ruang kelas dan tiap kelas dapat menampung 30 siswa, maka satu sekolah bisa menampung sekitar 720 siswa. Dengan pembangunan sekolah secara bertahap, ia optimistis persoalan pendidikan di Balikpapan dapat teratasi dalam lima tahun ke depan.

“Kita harus optimistis. Insya Allah, dalam lima tahun ke depan persoalan ini bisa diselesaikan,” tutup Aminuddin. (ADV/DPRD Balikpapan)