Advertorial Disdikbud Mahulu Perkuat Transparansi Pengelolaan Aset Sekolah Lewat Sosialisasi BMD

Disdikbud Mahulu Perkuat Transparansi Pengelolaan Aset Sekolah Lewat Sosialisasi BMD

230
SHARE
(foto: diskominfostandimahulu/*IST)

MAHAKAM ULU, Sultanews – Upaya meningkatkan transparansi dan ketertiban pengelolaan aset pendidikan terus didorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mahakam Ulu. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Tata Cara Pelaksanaan Pembukuan, Inventarisasi, dan Pelaporan Barang Milik Daerah (BMD) yang digelar selama 10–12 Desember 2025 di SMAN 1 Long Bagun, dimulai pada Rabu (10/12/2025) pagi.

Kegiatan ini diikuti kepala sekolah dan bendahara dari sejumlah satuan pendidikan, sebagai garda terdepan dalam pengelolaan aset di lingkungan sekolah. Sosialisasi dibuka oleh Sekretaris Disdikbud Mahulu, Bungai, S.E., mewakili Kepala Disdikbud Samson Batang.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa aset pendidikan merupakan kekayaan daerah yang harus dijaga melalui tata kelola yang tertib, transparan, dan akuntabel.
“Pengelolaan Barang Milik Daerah adalah amanah rakyat dan konstitusi. Aset sekolah adalah kekayaan daerah yang harus kita kelola dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Menurutnya, kualitas layanan pendidikan sangat ditentukan oleh manajemen aset yang profesional. Data yang valid, inventarisasi terstruktur, serta pelaporan tepat waktu menjadi pondasi keberhasilan sistem pendidikan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta dibekali pemahaman teknis terkait pencatatan, pendataan, dan pelaporan aset sesuai regulasi terbaru, termasuk Permendagri Nomor 47 Tahun 2021. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang diskusi untuk menyelesaikan kendala teknis yang sering dihadapi pihak sekolah.

Sekretaris Disdikbud berharap kegiatan ini menjadi momentum perbaikan menyeluruh tata kelola BMD di Mahakam Ulu. Komitmen pendampingan juga ditegaskan agar setiap sekolah mampu menerapkan standar pengelolaan aset secara konsisten.

“Mari manfaatkan kegiatan ini untuk memperbaiki sistem kita bersama, agar tata kelola BMD semakin tertib dan profesional,” tutupnya.

(Adv/Mahakam Ulu)