Advertorial DPRD Balikpapan Dorong Pemberdayaan Musisi Lokal dalam Berbagai Kegiatan

DPRD Balikpapan Dorong Pemberdayaan Musisi Lokal dalam Berbagai Kegiatan

206
SHARE
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali.

Sultanews.com, BALIKPAPAN – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menyatakan dukungan penuh terhadap aspirasi Forum Musisi Penyanyi Borneo Kota Balikpapan yang meminta agar para musisi dan penyanyi lokal diberi ruang lebih luas untuk tampil di berbagai kegiatan, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun sektor swasta.

Dukungan tersebut disampaikan Gasali usai melakukan audiensi bersama perwakilan forum di Gedung DPRD, Senin (11/8/2025). Ia menilai, keberadaan musisi lokal tidak kalah berkualitas dibandingkan musisi dari luar daerah, sehingga sangat layak mendapat perhatian serta kesempatan tampil di berbagai event.

“Teman-teman Forum Musisi Penyanyi Borneo meminta dukungan agar musisi Balikpapan juga dilibatkan. Tidak hanya di kegiatan swasta, tapi juga di acara-acara pemerintah,” jelas Gasali.

Menurutnya, selama ini keterlibatan musisi lokal dalam berbagai panggung hiburan masih terbatas. Padahal, Balikpapan memiliki banyak talenta berbakat yang siap tampil di kafe, hotel, acara resmi pemerintah, hingga kegiatan komunitas.

Gasali menegaskan bahwa DPRD siap menjembatani komunikasi antara musisi dengan pelaku usaha maupun pihak penyelenggara acara. “Kami mengimbau hotel, kafe, dan penyelenggara event di Balikpapan untuk memberi kesempatan kepada musisi lokal. Mereka punya skill dan kualitas yang baik, hanya saja komunikasi selama ini kurang terbangun,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemberdayaan musisi lokal bukan hanya soal memberi panggung, tetapi juga bagian dari upaya mendukung ekonomi kreatif. Dengan diberi kesempatan tampil, para musisi dapat mengembangkan potensi diri sekaligus memperoleh penghasilan yang layak.

Forum Musisi Penyanyi Borneo sendiri menaungi berbagai jenis pelaku seni, mulai dari pencipta lagu, penyanyi solo, grup band, hingga penyanyi dangdut. Kehadiran forum ini diharapkan menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antarpelaku musik di Balikpapan.

“Kalau ada event-event pemerintah, musisi lokal bisa ikut dilibatkan. Begitu juga dengan acara swasta, misalnya live music di kafe dan hotel. Dengan begitu, masyarakat juga bisa lebih mengenal karya anak daerah,” tambah Gasali.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah daerah perlu memperhatikan regulasi dan kebijakan yang mendukung keberlangsungan industri musik lokal. Hal ini penting agar para musisi memiliki kepastian kesempatan dan akses dalam berkarya.

Gasali optimistis, jika kolaborasi antara DPRD, pemerintah, pelaku usaha, dan forum musisi terbangun dengan baik, maka dunia musik Balikpapan bisa semakin berkembang. Bahkan, tidak menutup kemungkinan musisi lokal bisa menembus panggung nasional dengan karya-karya berkualitas.

“Musisi Balikpapan punya potensi besar. Tinggal bagaimana kita memberi ruang dan kesempatan. Ini juga bagian dari upaya membangun kebanggaan terhadap kota sendiri,” tegasnya.

Dengan dukungan dari DPRD, diharapkan pemberdayaan musisi lokal di Balikpapan dapat semakin nyata dan berkelanjutan, sehingga dunia musik di kota minyak terus berkembang seiring dengan kemajuan daerah.

(ADV/DPRD Balikpapan)