Advertorial Penutupan MTQ VIII KORPRI Kaltim Tegaskan Pentingnya Pembinaan ASN Berakhlak dan Berprestasi

Penutupan MTQ VIII KORPRI Kaltim Tegaskan Pentingnya Pembinaan ASN Berakhlak dan Berprestasi

134
SHARE
Foto Ist* Prokom.

MAHAKAM ULU, Sultanews – Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Timur resmi ditutup oleh Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Kaltim melalui Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kaltim, Dra. Sri Wahyuni, M.P.P., pada Rabu (3/12/2025) di Five Premiere Hotel Samarinda. Penutupan kegiatan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kompetisi yang diikuti ratusan aparatur sipil negara dari berbagai daerah.

Dengan mengusung tema “ASN Kaltim Berprestasi dan Berakhlak Menuju Generasi Emas,” MTQ VIII KORPRI tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia ASN, khususnya dalam aspek pembinaan mental spiritual. Sri Wahyuni dalam sambutannya menegaskan bahwa penguasaan ilmu keagamaan merupakan fondasi yang perlu terus dibangun, agar ASN mampu menghadirkan pelayanan publik yang berintegritas dan berakhlak.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi capaian seluruh peserta serta menyerahkan penghargaan kepada para juara. Ia juga mendorong agar ilmu, kemampuan, dan semangat yang diperoleh dari ajang ini dapat terus dikembangkan di instansi masing-masing.

Ajang MTQ VIII KORPRI tahun 2025 diikuti sebanyak 255 peserta dari kabupaten/kota se-Kalimantan Timur yang berkompetisi dalam 12 cabang lomba. Persaingan ketat antar peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga semangat ASN dalam meningkatkan kualitas diri.

Dari kompetisi ini, KORPRI Kabupaten Mahakam Ulu berhasil menorehkan prestasi membanggakan melalui Muhammad Iqbal Wi’an Ekaputra, S.Ag., yang meraih Juara I cabang Hafalan Hadis Putra. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi cerminan komitmen ASN Mahulu dalam memperkuat nilai religius di lingkungan birokrasi.

Melalui gelaran MTQ ini, Pemerintah Provinsi Kaltim berharap terbentuknya ASN yang profesional, religius, dan berintegritas, sehingga mampu berperan dalam mewujudkan Kaltim yang berdaya saing menuju Generasi Emas.

(Adv/Mahakam Ulu)