Advertorial Ngodeng Titik Nol: Makanan Korea Tom Yum yang Jadi Favorit di Tenggarong

Ngodeng Titik Nol: Makanan Korea Tom Yum yang Jadi Favorit di Tenggarong

300
SHARE
Ngodeng Titik Nol

SULTANEWS.COM, Kukar – Eva Marlinda, pemilik UMKM Ngodeng Titik Nol, berhasil menghadirkan cita rasa autentik makanan Korea di Tenggarong. Dari hobi memasak yang ia kembangkan, Eva kini sukses membangun bisnis kuliner yang semakin dikenal di kota ini.

Perjalanan bisnis Eva dimulai dengan memasak untuk keluarga. Setelah menyadari adanya peluang di pasar lokal, ia memutuskan untuk mencoba berjualan makanan secara online. Keberanian ini semakin berkembang ketika Eva bergabung dengan komunitas UMKM lokal, yang memberikan lebih banyak kesempatan untuk memperkenalkan produknya.

Produk unggulan Ngodeng Titik Nol adalah Odeng dengan kuah Tom Yum, hidangan khas Korea yang cukup jarang ditemui di Tenggarong. Odeng, yang terbuat dari bahan ikan, disajikan dengan kuah Tom Yum yang pedas, menawarkan pengalaman rasa yang berbeda dari makanan lokal.

“Alhamdulillah, banyak yang kembali lagi untuk membeli produk kami. Repeat order ini menjadi bukti bahwa produk kami diterima dengan baik oleh pelanggan,” ungkap Eva dengan senang hati.

Selain Odeng, Ngodeng Titik Nol juga menawarkan berbagai hidangan Korea lainnya, semakin memperkaya variasi kuliner yang ada di Tenggarong. Keberhasilan ini tak lepas dari kualitas bahan yang terjaga dan cita rasa yang autentik, serta promosi yang efektif melalui media sosial dan komunitas lokal.

Eva berharap agar UMKM di Tenggarong dan sekitarnya semakin berkembang dengan dukungan yang lebih besar. Ia juga menginginkan fasilitas yang lebih baik bagi pelaku UMKM, seperti tempat berjualan yang strategis di acara atau lokasi ramai.

“Dukungan berupa fasilitas berjualan dan promosi sangat penting bagi kami para pelaku UMKM. Dengan itu, usaha kami dapat berkembang lebih pesat dan semakin dikenal banyak orang,” harap Eva.

Dengan semangat dan tekad yang kuat, Eva yakin Ngodeng Titik Nol akan terus berkembang, memberi kontribusi positif bagi ekonomi lokal, dan membuka lebih banyak peluang bagi pelaku UMKM lainnya. (ADV)