Advertorial Syarifuddin Oddang Minta Pemerintah Lebih Aktif Atasi Infrastruktur Rusak

Syarifuddin Oddang Minta Pemerintah Lebih Aktif Atasi Infrastruktur Rusak

369
SHARE
Syarifuddin Oddang, Anggota Komisi III DPRD Balikpapan.

Sultanews.com, BALIKPAPAN – Keluhan masyarakat terkait jalan rusak dan banjir mendapat respon serius dari Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syarifuddin Oddang. Dalam keterangannya, ia menilai perlu langkah tegas dan cepat untuk mengatasi kerusakan jalan, terutama di akses vital seperti jalan poros Kariangau.

Oddang mengungkapkan bahwa jalan tersebut merupakan jalur utama menuju Pelabuhan Ferry Penyeberangan Balikpapan-PPU dan setiap hari dilalui oleh berbagai jenis kendaraan.

“Karena ini kan jalan poros kewenangan provinsi dan memang 24 jam selalu dilalui kendaraan, mulai dari roda dua, roda empat, hingga kendaraan besar. Jalan ini akses penting ke pelabuhan ferry, dan memang masih banyak yang berlubang,” jelas Oddang, Senin (5/5/2025).

Ia menegaskan bahwa penanganan banjir harus menjadi prioritas utama karena menjadi akar dari kerusakan jalan. Genangan air yang tak tertangani membuat kondisi jalan cepat rusak dan membahayakan pengguna.

“Prioritas utama bagi saya adalah penanganan banjir dulu. Semua pihak harus terlibat. Jangan menunggu dari kelurahan saja. RT sebagai pintu pertama yang berkomunikasi dengan masyarakat harus proaktif menjemput persoalan di bawah,” katanya.

Tak hanya itu, Oddang juga menyoroti perlunya pendekatan aktif dari para pemangku kebijakan. Menurutnya, tidak cukup hanya duduk di kantor dan menunggu laporan, tetapi harus terjun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi.

“Kita wajib tahu apa yang dikeluhkan masyarakat. Tidak cukup hanya menunggu laporan, kita harus membuktikan langsung di lapangan. Misalnya ada laporan jalan rusak dari masyarakat, ya kita cek langsung. Jangan sampai setahun berlalu tanpa ada perbaikan,” tegasnya.

Ia pun membandingkan dengan sistem kerja daerah lain yang lebih cepat tanggap.

“Contoh di Jawa Barat atau Surabaya, pemerintahnya aktif turun ke lapangan. Hampir 90 persen tenaga teknis mereka ada di lapangan, bukan hanya di kantor. Mereka hafal betul kondisi tiap titik. Begitu ada laporan, langsung ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Oddang berharap seluruh pihak, baik pemerintah kota, OPD, hingga masyarakat di level RT, bisa bekerja sama dan meniru pola kerja yang lebih aktif demi Balikpapan yang lebih tertata dan nyaman.
(ADV/DPRD Balikpapan)