Advertorial DPRD Balikpapan Dorong Penguatan UMKM Lewat Ajang Gebyar 2025

DPRD Balikpapan Dorong Penguatan UMKM Lewat Ajang Gebyar 2025

179
SHARE
Gebyar UMKM 2025 yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome pada 12–14 Agustus 2025.

Sultanews.com, BALIKPAPAN – Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Gebyar UMKM 2025 yang berlangsung di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome pada 12–14 Agustus 2025.

Fauzi yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyebut ajang ini sebagai wadah penting yang mampu membuka ruang promosi serta memperluas pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Meski baru pertama kali menyaksikan secara langsung, dirinya mengaku terkesan karena kegiatan ini ternyata sudah rutin digelar selama empat tahun berturut-turut.

“Gebyar UMKM ini sangat penting sebagai wadah untuk memperkenalkan produk-produk lokal. Saya berterima kasih karena acara seperti ini bisa memberi dampak positif bagi perkembangan UMKM,” kata Fauzi saat ditemui usai acara, Selasa (12/8/2025).

Tahun ini, Gebyar UMKM dipindahkan dari Balikpapan Super Block (BSB) ke BSCC Dome. Perubahan lokasi itu membawa dampak besar karena jumlah peserta meningkat. Menurut Fauzi, kapasitas di Dome jauh lebih memadai sehingga panitia bisa menampung lebih banyak pelaku usaha.

“Kalau di BSB, hanya beberapa UMKM yang bisa ikut. Tapi di Dome ini ada 48 UMKM yang terlibat. Ini perkembangan positif yang menunjukkan semangat pelaku usaha kita,” ungkapnya.

Meski begitu, Fauzi menilai masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan. Salah satunya adalah perluasan sosialisasi agar lebih banyak pelaku UMKM, termasuk yang belum memiliki legalitas resmi, bisa terlibat dalam acara serupa di tahun mendatang.

“Harapan saya, informasinya jangan hanya untuk UMKM yang sudah berizin. Yang belum berizin juga perlu difasilitasi, karena mereka juga butuh ruang untuk berkembang,” tegasnya.

Fauzi menambahkan, DPRD Balikpapan berkomitmen untuk terus mendorong dukungan anggaran daerah demi keberlanjutan acara ini. Ia optimistis dengan adanya perhatian dari pemerintah dan DPRD, Gebyar UMKM bisa digelar lebih besar serta berdampak luas pada ekonomi masyarakat.

“Kami di DPRD tentu mendukung melalui sisi anggaran. Semoga tahun depan kegiatan ini bisa lebih meriah, dengan jumlah peserta yang lebih banyak, dan konsep acara yang makin kreatif,” katanya.

Namun, ia juga menyoroti tingkat kunjungan masyarakat yang dinilai masih belum maksimal. Meski acara berlangsung di pusat kota dengan fasilitas besar, jumlah pengunjung masih relatif sepi dibandingkan dengan kegiatan besar lain yang pernah digelar di Dome.

“Biasanya kalau ada acara besar di Dome itu macet. Tapi saya lihat kali ini pengunjungnya masih kurang ramai. Harapannya tahun depan panitia bisa membuat konsep yang lebih menarik agar masyarakat lebih antusias datang,” jelas Fauzi.

Menutup pernyataannya, Fauzi mengaku cukup terkejut mengetahui bahwa Gebyar UMKM ternyata sudah menjadi agenda tahunan sejak empat tahun lalu. Dirinya berharap agar sosialisasi kegiatan ini dapat dilakukan lebih masif sehingga semua lapisan masyarakat bisa mengetahui dan ikut berpartisipasi.

“Saya baru tahu ada kegiatan ini dua hari sebelum acara, padahal sudah berlangsung rutin. Ke depan harus ada publikasi lebih luas supaya Gebyar UMKM semakin dikenal,” pungkasnya.

(ADV/DPRD Balikpapan)