Advertorial Pemkab Mahulu Dorong Perlakuan Khusus untuk Alumni Beasiswa GCM agar Kembali Membangun...

Pemkab Mahulu Dorong Perlakuan Khusus untuk Alumni Beasiswa GCM agar Kembali Membangun Daerah

105
SHARE
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan. *ist

MAHAKAM ULU, Sultanews – Program Gerbang Cerdas Mahulu (GCM) kembali menjadi sorotan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) seiring meningkatnya jumlah alumni yang telah menuntaskan pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia. Beasiswa unggulan ini telah melahirkan ratusan lulusan dari beragam jurusan selama lebih dari lima tahun berjalan, dan kini pemerintah tengah berupaya memastikan para alumni dapat turut berkontribusi membangun daerah.

Meski GCM telah memberi akses pendidikan yang luas bagi putra-putri Mahulu, tantangan berikutnya adalah bagaimana memberdayakan alumni agar kembali dan mengabdi di kabupaten perbatasan tersebut. Pemerintah daerah menyadari bahwa banyak lulusan yang saat ini masih berkembang di luar daerah karena formasi atau peluang kerja lokal yang belum tersedia.

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak berhenti pada pemberian beasiswa saja. Ia tengah mengupayakan agar para alumni memperoleh perlakuan khusus dalam penerimaan CPNS, serupa dengan kebijakan afirmasi yang diterapkan di Papua.

“Memang saya tidak bisa memaksa mereka untuk kembali, setidaknya dengan begitu mereka punya bekal dan pengalaman untuk bisa kembali dan membangun Mahakam Ulu,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).

Bupati Angela menilai bahwa putra-putri daerah memiliki komitmen lebih kuat untuk menetap dan membangun Mahulu dibandingkan pegawai dari luar daerah yang kerap mengajukan mutasi setelah masa pengabdian selesai. Karena itu, peluang CPNS bagi warga lokal dinilai sangat penting untuk menjaga keberlanjutan SDM pemerintahan.

Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi intensif dengan BKPSDM terus dilakukan untuk menelaah regulasi serta persyaratan yang dibutuhkan sebelum pengajuan kebijakan tersebut disampaikan kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Upaya ini dilakukan agar pemerintah memiliki dasar kuat dalam mengusulkan formasi khusus bagi putra-putri Mahulu.

(Adv/Mahakam Ulu)