Advertorial Mahulu Perkuat Fondasi Kabupaten Layak Anak melalui Pembenahan Regulasi dan Fasilitas Publik

Mahulu Perkuat Fondasi Kabupaten Layak Anak melalui Pembenahan Regulasi dan Fasilitas Publik

129
SHARE
Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Sosial Mahulu, Salbiah. *ist

MAHAKAM ULU, Sultanews – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Dinas Sosial terus mengakselerasi pemenuhan berbagai indikator Kabupaten Layak Anak (KLA) yang hingga kini masih menjadi pekerjaan besar bagi daerah. Mahulu tercatat sebagai satu-satunya kabupaten di Kalimantan Timur yang belum meraih status tersebut, sehingga berbagai langkah perbaikan terus digenjot secara bertahap.

Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Sosial Mahulu, Salbiah, menjelaskan bahwa ketertinggalan Mahulu bukan tanpa sebab. Tantangan geografis, keterbatasan SDM, serta minimnya infrastruktur ramah anak menjadi hambatan utama yang membuat sejumlah indikator belum dapat terpenuhi. Ia menyebut fasilitas publik seperti ruang bermain, sarana baca, hingga layanan perlindungan anak masih jauh dari standar nasional.

“Salah satu persoalan utama adalah belum adanya ruang bermain ramah anak yang memenuhi standar nasional,” ujarnya, Selasa 2 Desember 2025. Ia menambahkan, pembangunan yang pernah dilakukan pada 2019–2020 terpaksa tidak digunakan karena material dan desain dinilai tidak aman, sehingga kini diperlukan penataan ulang sesuai konsep Ruang Bersama Indonesia (RBI) dari Kementerian PPPA.

Meski tantangannya kompleks, Dinsos melihat ada indikator yang bisa dipenuhi lebih cepat melalui penguatan regulasi. Penerbitan Surat Keputusan (SK) untuk kawasan tanpa rokok, sekolah ramah anak, serta ruang publik ramah anak menjadi langkah strategis sebelum masuk ke kebutuhan anggaran yang lebih besar.

Tidak hanya mengandalkan APBD, Dinsos Mahulu juga mendorong kolaborasi dengan dunia usaha. Sebanyak 37 perusahaan yang beroperasi di wilayah Mahulu didorong berpartisipasi dalam program CSR untuk memperkuat fasilitas dan kampanye perlindungan perempuan dan anak.

Dengan strategi bertahap ini, pemerintah optimistis pada 2026 Mahulu dapat mendekati status Kabupaten Layak Anak dan menghadirkan lingkungan yang lebih aman serta inklusif bagi seluruh anak.

(Adv/Mahakam Ulu)