Advertorial Pemutakhiran Data Jadi Penopang Utama Penurunan Kemiskinan di Mahakam Ulu

Pemutakhiran Data Jadi Penopang Utama Penurunan Kemiskinan di Mahakam Ulu

186
SHARE
Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Mahakam Ulu, Antonius Jiu, *IST

MAHAKAM ULU, Sultanews – Tren penurunan kemiskinan di Kabupaten Mahakam Ulu menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Mahulu pada 2024 berada di angka 10,75 persen dan kembali turun menjadi 10,09 persen pada 2025. Meski Mahulu masih menempati posisi tertinggi di Kalimantan Timur, pemerintah daerah menilai capaian tersebut sebagai indikator perbaikan kesejahteraan yang mulai terlihat.

Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Mahakam Ulu, Antonius Jiu, menyebutkan bahwa fondasi terpenting dalam menekan angka kemiskinan adalah keakuratan data penerima manfaat. Dengan berpatokan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTKS), pemerintah daerah dapat memastikan berbagai jenis bantuan dan program intervensi tepat sasaran.

“Kami berpatokan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional sehingga intervensi bantuan lebih terarah,” ujar Antonius Jiu.

Selain memanfaatkan DTKS, Dinas Sosial Mahulu juga melakukan pemetaan desil secara berkala di setiap kampung. Melalui cara ini, keluarga dengan tingkat kerentanan tertinggi dapat segera diidentifikasi dan dimasukkan ke dalam skema bantuan prioritas. Proses verifikasi dilakukan melalui petinggi dan aparat kampung untuk memastikan kondisi sosial ekonomi keluarga benar-benar sesuai dengan kategori kemiskinan.

Antonius menjelaskan bahwa dinamika ekonomi masyarakat kerap berubah, sehingga pembaruan data menjadi keharusan. Perubahan pendapatan rumah tangga, kehilangan pekerjaan, atau meningkatnya beban pengeluaran menjadi faktor yang terus dipantau petugas lapangan.

Validitas data dianggap menjadi kunci keberhasilan pengentasan kemiskinan, karena mampu mencegah tumpang tindih bantuan dan memastikan layanan sosial diterima oleh keluarga yang sangat membutuhkan. Pemerintah daerah menekankan bahwa proses verifikasi dilakukan secara berlapis sebelum keputusan penyaluran bantuan ditetapkan.

Pemkab Mahulu berharap konsistensi dalam pemutakhiran data sosial ekonomi dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan di tahun mendatang serta memperkuat program pemberdayaan keluarga miskin.

(Adv/Mahakam Ulu)