Advertorial Mahulu Gelar Workshop Penguatan ANJAB–ABK, Dorong Penataan Kelembagaan Berbasis Data

Mahulu Gelar Workshop Penguatan ANJAB–ABK, Dorong Penataan Kelembagaan Berbasis Data

165
SHARE
Foto : Prokopim Mahulu *IST

MAHAKAM ULU, Sultanews – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memperkuat langkah penataan kelembagaan melalui penyelenggaraan Workshop Pendampingan Penginputan Data Analisis Jabatan (ANJAB) dan Analisis Beban Kerja (ABK) ke dalam Aplikasi ANJAB–ABK SIMONA Kemendagri. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Crystal, Lantai 3, Hotel Mercure Samarinda, Senin (08/12/2025).

Workshop yang digagas Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Mahulu ini dibuka oleh Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan, yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum, Kristina Tening, S.H., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penataan organisasi yang akurat dan berbasis data sebagai pijakan utama dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Menurutnya, pemetaan jabatan dan analisis beban kerja harus dilakukan secara cermat, mengingat kebutuhan tata kelola pemerintahan semakin kompleks. Dengan pemanfaatan aplikasi ANJAB–ABK SIMONA Kemendagri, Mahulu diharapkan mampu membangun sistem birokrasi yang efisien, efektif, dan relevan dengan dinamika pembangunan daerah.

Kegiatan ini diikuti para Kepala OPD atau perwakilan, Camat, Direktur Rumah Sakit, serta operator ANJAB–ABK dari berbagai perangkat daerah. Seluruh peserta mendapat pendampingan teknis terkait penginputan data agar menghasilkan laporan yang akurat dan mudah diintegrasikan pada sistem pusat.

Melalui workshop ini, pemerintah menekankan pentingnya konsistensi data sebagai landasan dalam penyusunan formasi, evaluasi kinerja perangkat daerah, serta optimalisasi sumber daya manusia aparatur. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah strategis Mahulu dalam memastikan setiap jabatan memiliki kejelasan fungsi dan volume kerja yang terukur.

Dengan terselenggaranya pendampingan teknis ini, Mahulu menargetkan penyelesaian pemutakhiran data ANJAB dan ABK secara menyeluruh sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas birokrasi dan pelayanan publik.

(Adv/Mahakam Ulu)