MAHAKAM ULU, Sultanews – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali menegaskan komitmennya dalam memperbaiki pengelolaan aset pendidikan daerah. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan sosialisasi pembukuan, inventarisasi, dan pelaporan Barang Milik Daerah (BMD) yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 10–12 Desember 2025, bertempat di SMAN 1 Long Bagun pada Rabu (10/12/2025).
Sekretaris Disdikbud Bungai, S.E., yang mewakili Kepala Disdikbud Samson Batang, membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan mengenai pentingnya validitas data BMD di seluruh sekolah.
“Upaya kita meningkatkan kualitas pendidikan akan sulit tercapai jika pengelolaan aset masih lemah. Karena itu, kita harus memastikan data valid dan pelaporan dilakukan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa aset sekolah tidak hanya berupa sarana fisik, tetapi juga informasi administrasi yang harus tercatat dengan benar. Ketertiban administrasi menjadi prasyarat utama dalam mewujudkan akuntabilitas publik dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Sosialisasi ini dirancang untuk menyamakan persepsi antara kepala sekolah dan bendahara mengenai standar pengelolaan aset. Peserta diperkenalkan teknik inventarisasi yang terstruktur, metode pelaporan sesuai standar akuntansi pemerintah, dan pedoman regulasi terbaru seperti Permendagri Nomor 47 Tahun 2021.
Melalui forum ini, Disdikbud Mahulu juga memastikan adanya pendampingan berkelanjutan bagi sekolah yang memerlukan bantuan teknis dalam proses pengelolaan BMD.
Ia berharap seluruh peserta dapat menerapkan pengetahuan yang disampaikan demi terciptanya tata kelola aset pendidikan yang lebih profesional, efisien, dan akurat.
“Mari kita bekerja dengan tertib dan sesuai aturan agar pengelolaan BMD semakin baik,” pesan Bungai.
(Adv/Mahakam Ulu)





